Laravel v10.2.0
Skip to contentJEA SOLUSI GLOBAL & WOMEN EMPOWERMENT
Proudly Present

"Hapus rasa minder Anda. Dalam 2 jam, kita akan membedah cara mengubah 'lubang' di CV menjadi jembatan menuju karir yang lebih gemilang."
Merasa "tidak berharga" karena identitas berubah dari Manajer menjadi "hanya di rumah".
Takut jeda kosong di CV membuat HRD menolak lamaran kerja di masa depan.
Merasa tertinggal update industri, teknologi, dan jaringan profesional.
Rasa tidak nyaman karena kehilangan penghasilan sendiri dan bergantung pada pasangan.

"Saya pernah vakum kerja 6 tahun ikut suami, tapi bisa kembali jadi Manajer Program Internasional. Saya akan bagikan rahasianya pada Anda."
Mengalami dua kali jeda karir panjang (total 6+ tahun) saat mendampingi suami diplomat ke Canberra dan New York.
Menjadi penulis kontributor LifeGate Milan, pemimpin organisasi wanita, dan mentor saat masa vakum.
Kini kembali memegang posisi strategis sebagai Environment Program Manager dan Konsultan Senior GIZ.
(Klik kartu materi untuk melihat detail pembelajaran)
Mengubah mindset bahwa jeda karir adalah waktu untuk "Sharpening the Saw"...
Cara memilih kegiatan sukarela & Freelancing yang mempercantik CV...
Menjaga jaringan profesional tetap hangat meski fisik jauh dari kantor...
Teknik menjelaskan "Career Gap" agar terdengar sebagai kelebihan...
Setara harga satu lipstik untuk kepercayaan diri dan strategi karir seumur hidup.
🎁 Fasilitas Exclusive:
Rp 350.000
Rp 99.000
Mengubah mindset bahwa jeda karir bukanlah waktu terbuang, melainkan waktu untuk "Sharpening the Saw" (Mengasah Gergaji). Kita akan belajar melihat nilai dari setiap pengalaman non-korporat yang Anda lalui.
Cara memilih kegiatan sukarela (Volunteering) dan Freelancing yang mempercantik CV. Studi kasus: Pengalaman Novrida di YKAKI & Organisasi Diplomatik yang justru menjadi nilai tambah di mata rekruter internasional.
Tips praktis menjaga jaringan profesional tetap hangat meski fisik jauh dari kantor. Bagaimana tetap eksis di LinkedIn dan komunitas profesi tanpa merasa "fake" atau memaksakan diri.
Teknik menjelaskan "Career Gap" kepada HRD agar terdengar sebagai kelebihan, bukan kekurangan. Anda akan belajar narasi (storytelling) yang mengubah keraguan rekruter menjadi kekaguman atas resiliensi Anda.